H. Lalu Pathul Bahri: Motivasi, Pengalaman Hidup, dan Kepemimpinan
| Penulis | : | Syamsudin Kadir |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | xxvi + 186 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-450-8 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 200 gr |
Hadirnya Haji Lalu Pathul Bahri pada berbagai dinamika organisasi kemasyarakatan, kepemimpinan daerah dan kancah perpolitikan Lombok Tengah (Loteng) bahkan Nusa Tenggara Barat (NTB) satu dekade belakangan ini sejatinya sedang memantik semangat bagi siapapun untuk optimis dan percaya diri, bahwa tidak ada yang tak mungkin, semuanya sangat mungkin. Apalah lagi ada keinginan untuk memajukan Lombok Tengah atau NTB melalui jalur politik, itu sangat mungkin.
Jalur sosial dan politik yang dilirik oleh Haji Lalu Pathul Bahri adalah satu jalan dari banyak jalan dalam menghadirkan kemajuan bagi NTB, terutama Lombok Tengah. Suami dari Baiq Nurul Aini ini sedang membangun motivasi dalam diri sekaligus semangat kolektivisme semua kalangan di Lombok Tengah dan NTB bahwa berbuat baik termasuk memajukan Lombok Tengah dan NTB adalah kerja mulia. Ia membutuhkan kerja keras, dan pengorbanan dan kesungguhan.
Langkahnya memang terkesan berani dan ambisius. Namun, dalam konteks kepemimpinan, justru langkah Haji Lalu Pathul Bahri untuk muncul secara terbuka dan melakukan aktivitas sosial, advokasi nyata sekaligus menyapa warga di Lombok Tengah bahkan NTB secara langsung selama beberapa tahun belakangan ini adalah langkah cantik, menarik dan jenial. Karena kata-kata dan langkah elite atau pemimpin itu sangat berpengaruh pada hati dan perasaan warganya. Dan, ia menempuh jalan itu, jalan mengakrabkan diri dengan warga atau lingkungan sekitar, termasuk di berbagai pelosok Lombok Tengah dimana ia kini memimpin.
Apalah lagi pemimpin itu bukan saja kata-katanya yang kuat dan berpengaruh, tapi juga mendorongnya untuk selalu bertindak atau melaksanakan kata-katanya. Sepengetahuan saya, Haji Lalu Ptahul Bahri masuk kategori dan ada pada bingkai itu. Ia berupaya untuk menjadi penindak yang nyata bagi kata-katanya. Ia hadir dengan kata-kata yang optimistis lalu menyertakan semuanya dalam bentuk tindakan nyata dan bakal berbuah manis.
Stok Kosong
H. Lalu Pathul Bahri: Motivasi, Pengalaman Hidup, dan Kepemimpinan
| Penulis | : | Syamsudin Kadir |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | xxvi + 186 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-450-8 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 200 gr |
Hadirnya Haji Lalu Pathul Bahri pada berbagai dinamika organisasi kemasyarakatan, kepemimpinan daerah dan kancah perpolitikan Lombok Tengah (Loteng) bahkan Nusa Tenggara Barat (NTB) satu dekade belakangan ini sejatinya sedang memantik semangat bagi siapapun untuk optimis dan percaya diri, bahwa tidak ada yang tak mungkin, semuanya sangat mungkin. Apalah lagi ada keinginan untuk memajukan Lombok Tengah atau NTB melalui jalur politik, itu sangat mungkin.
Jalur sosial dan politik yang dilirik oleh Haji Lalu Pathul Bahri adalah satu jalan dari banyak jalan dalam menghadirkan kemajuan bagi NTB, terutama Lombok Tengah. Suami dari Baiq Nurul Aini ini sedang membangun motivasi dalam diri sekaligus semangat kolektivisme semua kalangan di Lombok Tengah dan NTB bahwa berbuat baik termasuk memajukan Lombok Tengah dan NTB adalah kerja mulia. Ia membutuhkan kerja keras, dan pengorbanan dan kesungguhan.
Langkahnya memang terkesan berani dan ambisius. Namun, dalam konteks kepemimpinan, justru langkah Haji Lalu Pathul Bahri untuk muncul secara terbuka dan melakukan aktivitas sosial, advokasi nyata sekaligus menyapa warga di Lombok Tengah bahkan NTB secara langsung selama beberapa tahun belakangan ini adalah langkah cantik, menarik dan jenial. Karena kata-kata dan langkah elite atau pemimpin itu sangat berpengaruh pada hati dan perasaan warganya. Dan, ia menempuh jalan itu, jalan mengakrabkan diri dengan warga atau lingkungan sekitar, termasuk di berbagai pelosok Lombok Tengah dimana ia kini memimpin.
Apalah lagi pemimpin itu bukan saja kata-katanya yang kuat dan berpengaruh, tapi juga mendorongnya untuk selalu bertindak atau melaksanakan kata-katanya. Sepengetahuan saya, Haji Lalu Ptahul Bahri masuk kategori dan ada pada bingkai itu. Ia berupaya untuk menjadi penindak yang nyata bagi kata-katanya. Ia hadir dengan kata-kata yang optimistis lalu menyertakan semuanya dalam bentuk tindakan nyata dan bakal berbuah manis.
Stok Kosong