Literasi Sains dan Teknologi
| Penulis | : | Rosida Tiurma Manurung |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | x + 65 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-530-7 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 125 gram |
Kemampuan literasi yang kuat juga membantu individu dalam memahami informasi yang disajikan dalam berbagai format, seperti buku, artikel, media daring, dan lain sebagainya. Dalam era digital saat ini, literasi juga meluas ke dalam kemampuan untuk menafsirkan dan menggunakan informasi yang disajikan dalam bentuk multimedia, termasuk gambar, video, dan audio. Oleh karena itu, Literasi sebagai kompetensi bahasa juga mencakup pemahaman terhadap berbagai jenis media dan kemampuan untuk mengekspresikan diri secara efektif melalui media tersebut. Dengan demikian, literasi merupakan kompetensi bahasa yang sangat penting dalam pengembangan kemampuan berbahasa individu, dan memainkan peran kunci dalam kesuksesan komunikasi dan pemahaman informasi.
Literasi sains dan teknologi dapat diartikan sebagai pengetahuan dan keterampilan ilmiah individu untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan; memeroleh pengetahuan baru; menjelaskan fenomena ilmiah; membuat simpulan berdasarkan fakta; memahami karakteristik ilmu pengetahuan; kesadaran tentang bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi membangun lingkungan alam, intelektual dan budaya; dan ketergerakan untuk terlibat dan berempati terhadap isu-isu penting yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Dengan menerapkan berbagai strategi literasi sains dan teknologi secara konsisten, orang tua dapat membantu anak mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan pemahaman yang mendalam tentang sains dan teknologi. Literasi sains dan teknologi akan membekali anak untuk menghadapi tantangan di masa depan dan berkontribusi positif kepada masyarakat.
Stok Kosong
Literasi Sains dan Teknologi
| Penulis | : | Rosida Tiurma Manurung |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | x + 65 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-530-7 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 125 gram |
Kemampuan literasi yang kuat juga membantu individu dalam memahami informasi yang disajikan dalam berbagai format, seperti buku, artikel, media daring, dan lain sebagainya. Dalam era digital saat ini, literasi juga meluas ke dalam kemampuan untuk menafsirkan dan menggunakan informasi yang disajikan dalam bentuk multimedia, termasuk gambar, video, dan audio. Oleh karena itu, Literasi sebagai kompetensi bahasa juga mencakup pemahaman terhadap berbagai jenis media dan kemampuan untuk mengekspresikan diri secara efektif melalui media tersebut. Dengan demikian, literasi merupakan kompetensi bahasa yang sangat penting dalam pengembangan kemampuan berbahasa individu, dan memainkan peran kunci dalam kesuksesan komunikasi dan pemahaman informasi.
Literasi sains dan teknologi dapat diartikan sebagai pengetahuan dan keterampilan ilmiah individu untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan; memeroleh pengetahuan baru; menjelaskan fenomena ilmiah; membuat simpulan berdasarkan fakta; memahami karakteristik ilmu pengetahuan; kesadaran tentang bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi membangun lingkungan alam, intelektual dan budaya; dan ketergerakan untuk terlibat dan berempati terhadap isu-isu penting yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Dengan menerapkan berbagai strategi literasi sains dan teknologi secara konsisten, orang tua dapat membantu anak mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan pemahaman yang mendalam tentang sains dan teknologi. Literasi sains dan teknologi akan membekali anak untuk menghadapi tantangan di masa depan dan berkontribusi positif kepada masyarakat.
Stok Kosong