Menu

Agama, Masyarakat, dan Hukum: Menjawab Persoalan Sosial dan Budaya di Indonesia

Penulis : Dr. Abidin Nurdin
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : viii + 289 hlm.
ISBN : -
Cover : Soft cover
Berat : 425 gram

Indonesia sebagai negara dengan keberagaman bahasa, budaya, adat dan istiadat serta agama menimbulkan persoalan dalam masyarakat. Tuhan telah menakdirkan Indonesia menjadi negara kesatuan yang berasal dari keberagaman dalam semboyang Bhinneka Thunggal Ika. Keberagaman dari berbagai aspek kita menemukan implementasi secara harmonis dan damai. Di Indonesia, Islam menemukan bumi yang cocok untuk tumbuh dan berkembang sebagai ajaran yang membentuk peradaban yang tinggi dan luhur serta mampu berdialog di tengah keragaman di banding dengan Timur Tengah. 

Agama memiliki perspektif dan ruang cakupan yang sangat luas tergantung dari mana dilihat, dianalisis dan dirasakan. Agama dalam konteks kajian secara luas, maka ia dapat telaah berdasarkan ilmu yang digunakan seperti sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, hukum dan pendidikan. Namun agama dalam artian sebagai disipilin ilmu tersendiri maka ia juga terdiri dari banyak cabang ilmu dalam kajian keislaman. 

Perkembangan ilmu kontemporer satu masalah tidak cukup dapat diselesaikan dengan satu disiplin ilmu, akan tetapi harus melibatkan satu, dua bahkan lebih disiplin ilmu. Misalnya, persoalan hukum tidak dapat diselesaikan dari ilmu an sich, tetapi harus melibatkan agama, sosiologi, antropologi bahkan politik. Agama terkait dengan nilai dan prinsipnya, sosiologi menekankan relasi hukum dalam masyarakat, antropologi mempelajari budaya hukum dalam masyarakat dan politik mempelajari bagaimana hukum dibuat dalam proses legislasi. 

Stok Kosong

Agama, Masyarakat, dan Hukum: Menjawab Persoalan Sosial dan Budaya di Indonesia

Penulis : Dr. Abidin Nurdin
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : viii + 289 hlm.
ISBN : -
Cover : Soft cover
Berat : 425 gram

Indonesia sebagai negara dengan keberagaman bahasa, budaya, adat dan istiadat serta agama menimbulkan persoalan dalam masyarakat. Tuhan telah menakdirkan Indonesia menjadi negara kesatuan yang berasal dari keberagaman dalam semboyang Bhinneka Thunggal Ika. Keberagaman dari berbagai aspek kita menemukan implementasi secara harmonis dan damai. Di Indonesia, Islam menemukan bumi yang cocok untuk tumbuh dan berkembang sebagai ajaran yang membentuk peradaban yang tinggi dan luhur serta mampu berdialog di tengah keragaman di banding dengan Timur Tengah. 

Agama memiliki perspektif dan ruang cakupan yang sangat luas tergantung dari mana dilihat, dianalisis dan dirasakan. Agama dalam konteks kajian secara luas, maka ia dapat telaah berdasarkan ilmu yang digunakan seperti sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, hukum dan pendidikan. Namun agama dalam artian sebagai disipilin ilmu tersendiri maka ia juga terdiri dari banyak cabang ilmu dalam kajian keislaman. 

Perkembangan ilmu kontemporer satu masalah tidak cukup dapat diselesaikan dengan satu disiplin ilmu, akan tetapi harus melibatkan satu, dua bahkan lebih disiplin ilmu. Misalnya, persoalan hukum tidak dapat diselesaikan dari ilmu an sich, tetapi harus melibatkan agama, sosiologi, antropologi bahkan politik. Agama terkait dengan nilai dan prinsipnya, sosiologi menekankan relasi hukum dalam masyarakat, antropologi mempelajari budaya hukum dalam masyarakat dan politik mempelajari bagaimana hukum dibuat dalam proses legislasi. 

Stok Kosong