Ekonomi Pembangunan: Teori dan Realitas di Indonesia
| Penulis | : | Totok Harjanto |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | x + 220 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-695-3 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 260 gram |
Sejak berakhirnya perang dunia kedua, muncul negara-negara baru dari benua Asia dan Afrika yang memerdekaan diri dari penjajahan bangsa Eropa. Sebagai negara yang baru merdeka, kondisi ekonomi sebagian besar rakyatnya dalam kondisi miskin. Pendapatan per kapita di bawah US 75 dollar per tahun. Infrastruktur ekonomi banyak yang rusak sebagai akibat adanya perang, tabungan sangat rendah sehingga untuk menggerakkan perekonomian diperlukan investasi dari negara-negara maju. Kondisi ini juga dialami oleh Indonesia yang baru merdeka dari penjajahan Belanda dan Jepang. Tingkat kesejahteraan masyarakat sangat buruk, kemiskinan parah, infrastruktur ekonomi rusak, tabungan sangat rendah dan pertanian subsisten.
Untuk memulihkan kondisi ekonomi, maka diperlukan pembangunan ekonomi secara besar-besaran untuk mengubah struktur ekonomi agraris menjadi ekonomi industri. Pembangunan ini difokuskan untuk meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat sehingga mampu memiliki tabungan yang digunakan untuk investasi di berbagai sektor. Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu suatu rencana yang terstruktur untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Dalam buku ini dibahas masalah kesejahteraan masyarakat, dasar teori-teori pembangunan, masalah kemiskinan, distribusi pendapatan, utang luar negeri, kebijakan moneter, kebijakan fiskal, masalah kependudukan dan transformasi ekonomi. Dengan memahami secara ringkas bahasan tersebut, maka upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat yang merupakan amanat konstitusi akan dapat direalisasikan.
Stok Kosong
Ekonomi Pembangunan: Teori dan Realitas di Indonesia
| Penulis | : | Totok Harjanto |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | x + 220 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-695-3 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 260 gram |
Sejak berakhirnya perang dunia kedua, muncul negara-negara baru dari benua Asia dan Afrika yang memerdekaan diri dari penjajahan bangsa Eropa. Sebagai negara yang baru merdeka, kondisi ekonomi sebagian besar rakyatnya dalam kondisi miskin. Pendapatan per kapita di bawah US 75 dollar per tahun. Infrastruktur ekonomi banyak yang rusak sebagai akibat adanya perang, tabungan sangat rendah sehingga untuk menggerakkan perekonomian diperlukan investasi dari negara-negara maju. Kondisi ini juga dialami oleh Indonesia yang baru merdeka dari penjajahan Belanda dan Jepang. Tingkat kesejahteraan masyarakat sangat buruk, kemiskinan parah, infrastruktur ekonomi rusak, tabungan sangat rendah dan pertanian subsisten.
Untuk memulihkan kondisi ekonomi, maka diperlukan pembangunan ekonomi secara besar-besaran untuk mengubah struktur ekonomi agraris menjadi ekonomi industri. Pembangunan ini difokuskan untuk meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat sehingga mampu memiliki tabungan yang digunakan untuk investasi di berbagai sektor. Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu suatu rencana yang terstruktur untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Dalam buku ini dibahas masalah kesejahteraan masyarakat, dasar teori-teori pembangunan, masalah kemiskinan, distribusi pendapatan, utang luar negeri, kebijakan moneter, kebijakan fiskal, masalah kependudukan dan transformasi ekonomi. Dengan memahami secara ringkas bahasan tersebut, maka upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat yang merupakan amanat konstitusi akan dapat direalisasikan.
Stok Kosong