Teori Akuntansi Keuangan
| Penulis | : | Dr. Jumirin Asyikin, S.E., M.Si., Ak., CA. dan Dr. Sri Ernawati., S.E., M.Si., Ak. BKP. |
| Ukuran | : | 18 x 25 cm |
| Tebal | : | viii + 355 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-388-4 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 650 gram |
Teori Akuntansi Keuangan dalam uraian ini adalah khusus berkaitan dengan akuntansi keuangan. Bahwa teori akuntansi konvensional, tersebut berkaitan erat dengan akuntansi secara normatif. Karena itu, teori akuntansi akan bermanfaat bila rumusan teori tersebut dapat dijadikan sebagai alat untuk memperdiksi suatu kejadian maupun harapan untuk masa mendatang. Secara umum teori dapat diartikan sebagai kumpulan konsep (hipotesis) yang dihasilkan dari suatu kegiatan atau penelitian baik secara terstruktur maupun insidentil. Karena itu teori tersebut bersifat umum dan berlaku sama di setiap waktu dan tempat. Teori umumnya berkenaan dengan suatu ketentuan yang telah teruji namun bersifat dinamis. Sehingga kebenaran teori adakalanya tidak kekal karena setelah adanya teori hasil penemuan yang baru dengan sendirinya teori dengan konsep lama akan gugur.
Demikan pula halnya dalam praktik akuntansi keuangan, bahwa fungsi dan peran teori akuntansi keuangan sangat penting terutama dalam merumuskan konsep, dalil dan postulat maupun hipotesis lainnya agar tercipta konsistensi internal. Yang dimaksudkan adalah adanya konsep yang mendasari suatu praktik akuntansi. Sebab teori tanpa adanya praktik maka akan cenderung tidak konsisten. Demikian pula praktik (akuntansi keuangan) tanpa didasari konsep teori yang jelas maka akan menyulitkan dalam penerapannya. Oleh karena itu, pada pembahasan awal ini, fokus uraian adalah bagaimana kita mampu memahami konsep teori akuntansi keuangan yang jelas dan sesuai dengan praktik yang ada, terutama dalam entitas bisnis (business entity). Hal ini merupakan hasil kajian dari pakar di bidangnya, khususnya yang dipraktikkan dalam dunia bisnis.
Stok Kosong
Teori Akuntansi Keuangan
| Penulis | : | Dr. Jumirin Asyikin, S.E., M.Si., Ak., CA. dan Dr. Sri Ernawati., S.E., M.Si., Ak. BKP. |
| Ukuran | : | 18 x 25 cm |
| Tebal | : | viii + 355 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-388-4 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 650 gram |
Teori Akuntansi Keuangan dalam uraian ini adalah khusus berkaitan dengan akuntansi keuangan. Bahwa teori akuntansi konvensional, tersebut berkaitan erat dengan akuntansi secara normatif. Karena itu, teori akuntansi akan bermanfaat bila rumusan teori tersebut dapat dijadikan sebagai alat untuk memperdiksi suatu kejadian maupun harapan untuk masa mendatang. Secara umum teori dapat diartikan sebagai kumpulan konsep (hipotesis) yang dihasilkan dari suatu kegiatan atau penelitian baik secara terstruktur maupun insidentil. Karena itu teori tersebut bersifat umum dan berlaku sama di setiap waktu dan tempat. Teori umumnya berkenaan dengan suatu ketentuan yang telah teruji namun bersifat dinamis. Sehingga kebenaran teori adakalanya tidak kekal karena setelah adanya teori hasil penemuan yang baru dengan sendirinya teori dengan konsep lama akan gugur.
Demikan pula halnya dalam praktik akuntansi keuangan, bahwa fungsi dan peran teori akuntansi keuangan sangat penting terutama dalam merumuskan konsep, dalil dan postulat maupun hipotesis lainnya agar tercipta konsistensi internal. Yang dimaksudkan adalah adanya konsep yang mendasari suatu praktik akuntansi. Sebab teori tanpa adanya praktik maka akan cenderung tidak konsisten. Demikian pula praktik (akuntansi keuangan) tanpa didasari konsep teori yang jelas maka akan menyulitkan dalam penerapannya. Oleh karena itu, pada pembahasan awal ini, fokus uraian adalah bagaimana kita mampu memahami konsep teori akuntansi keuangan yang jelas dan sesuai dengan praktik yang ada, terutama dalam entitas bisnis (business entity). Hal ini merupakan hasil kajian dari pakar di bidangnya, khususnya yang dipraktikkan dalam dunia bisnis.
Stok Kosong