Living Kitab Kuning: Khazanah Klasik yang Terus Hidup di Tengah Masyarakat Modern
| Penulis | : | Syamsul Yakin |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | xiv + 823 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-755-4 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 700 gram |
Buku Living Kitab Kuning menghadirkan perenungan mendalam atas nilai-nilai spiritual Islam melalui perspektif yang segar dan reflektif. Dari makna syahadat hingga hakikat malaikat, dari mukjizat Rasulullah hingga ketahanan keluarga muslim, setiap bab menuntun pembaca menyelami inti keimanan dan moralitas dengan bahasa yang hangat dan menggugah. Lebih dari sekadar kajian klasik, buku ini menghidupkan kembali semangat kitab kuning dalam konteks kehidupan modern—membimbing pembaca untuk menafsirkan ulang iman, amal, dan makna spiritualitas dalam keseharian.
Setiap halaman mengajak pembaca untuk kembali menelusuri ajaran-ajaran dasar Islam yang sarat hikmah, namun sering terlewat di tengah hiruk pikuk zaman. Dengan gaya tutur yang renyah dan berakar pada khazanah pesantren, Living Kitab Kuning menjadi jembatan antara tradisi dan kontemporer, antara teks dan realitas hidup, meneguhkan bahwa kearifan klasik selalu relevan untuk membangun manusia yang beriman, tenang, dan beradab.
Living Kitab Kuning: Khazanah Klasik yang Terus Hidup di Tengah Masyarakat Modern
| Penulis | : | Syamsul Yakin |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | xiv + 823 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-755-4 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 700 gram |
Buku Living Kitab Kuning menghadirkan perenungan mendalam atas nilai-nilai spiritual Islam melalui perspektif yang segar dan reflektif. Dari makna syahadat hingga hakikat malaikat, dari mukjizat Rasulullah hingga ketahanan keluarga muslim, setiap bab menuntun pembaca menyelami inti keimanan dan moralitas dengan bahasa yang hangat dan menggugah. Lebih dari sekadar kajian klasik, buku ini menghidupkan kembali semangat kitab kuning dalam konteks kehidupan modern—membimbing pembaca untuk menafsirkan ulang iman, amal, dan makna spiritualitas dalam keseharian.
Setiap halaman mengajak pembaca untuk kembali menelusuri ajaran-ajaran dasar Islam yang sarat hikmah, namun sering terlewat di tengah hiruk pikuk zaman. Dengan gaya tutur yang renyah dan berakar pada khazanah pesantren, Living Kitab Kuning menjadi jembatan antara tradisi dan kontemporer, antara teks dan realitas hidup, meneguhkan bahwa kearifan klasik selalu relevan untuk membangun manusia yang beriman, tenang, dan beradab.