Menu

Mencari Makna di Tengah Krisis Kesadaran Diri

Penulis : Hamzah
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : viii + 198 hlm.
ISBN : -
Cover : Soft cover
Berat : 240 gram

Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial yang begitu cepat, bagaimana seharusnya kita memahami keber-agama-an kita, apakah agama masih memiliki makna yang mendalam dalam kehidupan modern, atau justru semakin kehilangan esensinya? Buku sederhana ini hadir sebagai refleksi dari berbagai fenomena keberagamaan dan sosial yang kita hadapi sehari-hari. Dari makna Ramadan, tantangan dalam praktik keagamaan, hingga dampak media sosial terhadap cara kita berinteraksi dan berpikir, setiap bagian dalam buku ini mengajak kita untuk berpikir lebih jernih dan kritis. Mengapa semakin ukhrawi sebuah urusan, semakin sedikit pelakunya? Bagaimana kita memperlakukan Al-Qur'an dalam kehidupan modern? Masihkah ada ruang privasi di zaman narsis ini?

Buku sederhana ini tidak hanya menyajikan wawasan, tetapi juga mengajak kita untuk merefleksikan kembali nilai-nilai yang kita pegang. Sajian tema dan pokok pikiran yang ada dalam tulisan ini merupakan sebuah usaha yang mencoba membuka mata, hati, dan pikiran tentang bagaimana kita beragama, bermedia sosial, dan hidup dalam keseharian yang penuh tantangan.
 

Stok Kosong

Mencari Makna di Tengah Krisis Kesadaran Diri

Penulis : Hamzah
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : viii + 198 hlm.
ISBN : -
Cover : Soft cover
Berat : 240 gram

Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial yang begitu cepat, bagaimana seharusnya kita memahami keber-agama-an kita, apakah agama masih memiliki makna yang mendalam dalam kehidupan modern, atau justru semakin kehilangan esensinya? Buku sederhana ini hadir sebagai refleksi dari berbagai fenomena keberagamaan dan sosial yang kita hadapi sehari-hari. Dari makna Ramadan, tantangan dalam praktik keagamaan, hingga dampak media sosial terhadap cara kita berinteraksi dan berpikir, setiap bagian dalam buku ini mengajak kita untuk berpikir lebih jernih dan kritis. Mengapa semakin ukhrawi sebuah urusan, semakin sedikit pelakunya? Bagaimana kita memperlakukan Al-Qur'an dalam kehidupan modern? Masihkah ada ruang privasi di zaman narsis ini?

Buku sederhana ini tidak hanya menyajikan wawasan, tetapi juga mengajak kita untuk merefleksikan kembali nilai-nilai yang kita pegang. Sajian tema dan pokok pikiran yang ada dalam tulisan ini merupakan sebuah usaha yang mencoba membuka mata, hati, dan pikiran tentang bagaimana kita beragama, bermedia sosial, dan hidup dalam keseharian yang penuh tantangan.
 

Stok Kosong