Mindset Jihadi di Persimpangan Jalan: antara Jihad dan Kekerasan
| Penulis | : | Dr. M. Saifuddin Umar, Lc., M.Pd. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | xvi + 235 hlm. |
| ISBN | : | - |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 360 gram |
Buku ini merupakan refleksi kritis sekaligus ajakan dialog kepada mereka yang terpengaruh pemikiran radikal yang mengatasnamakan agama. Ditulis dengan pendekatan yang penuh empati, penulis berupaya menunjukkan bahwa niat membela agama yang baik dapat berubah menjadi tindakan yang merugikan jika disertai pemahaman yang keliru.
Melalui analisis konsep-konsep keagamaan, evaluasi praktik gerakan radikal, serta kisah nyata dari pengalaman para pelaku dan mantan narapidana terorisme, buku ini menguraikan bagaimana radikalisme terbentuk, menyebar, dan memengaruhi generasi muda. Penulis juga mengkaji peran media, propaganda, serta dinamika sosial yang memperkuat pemikiran ekstrem.
Pada bagian akhir, buku ini menawarkan rekonstruksi pemahaman keagamaan yang lebih moderat dan kontekstual, serta berbagai alternatif jalan perjuangan yang damai dan konstruktif bagi kaum muda Muslim. Dengan gaya yang reflektif, argumentatif, dan humanis, buku ini diharapkan menjadi jembatan dialog bagi aktivis, keluarga, masyarakat, dan pembuat kebijakan dalam upaya mencegah radikalisme serta meneguhkan Islam sebagai agama yang membawa rahmat dan kedamaian.
Stok Kosong
Mindset Jihadi di Persimpangan Jalan: antara Jihad dan Kekerasan
| Penulis | : | Dr. M. Saifuddin Umar, Lc., M.Pd. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | xvi + 235 hlm. |
| ISBN | : | - |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 360 gram |
Buku ini merupakan refleksi kritis sekaligus ajakan dialog kepada mereka yang terpengaruh pemikiran radikal yang mengatasnamakan agama. Ditulis dengan pendekatan yang penuh empati, penulis berupaya menunjukkan bahwa niat membela agama yang baik dapat berubah menjadi tindakan yang merugikan jika disertai pemahaman yang keliru.
Melalui analisis konsep-konsep keagamaan, evaluasi praktik gerakan radikal, serta kisah nyata dari pengalaman para pelaku dan mantan narapidana terorisme, buku ini menguraikan bagaimana radikalisme terbentuk, menyebar, dan memengaruhi generasi muda. Penulis juga mengkaji peran media, propaganda, serta dinamika sosial yang memperkuat pemikiran ekstrem.
Pada bagian akhir, buku ini menawarkan rekonstruksi pemahaman keagamaan yang lebih moderat dan kontekstual, serta berbagai alternatif jalan perjuangan yang damai dan konstruktif bagi kaum muda Muslim. Dengan gaya yang reflektif, argumentatif, dan humanis, buku ini diharapkan menjadi jembatan dialog bagi aktivis, keluarga, masyarakat, dan pembuat kebijakan dalam upaya mencegah radikalisme serta meneguhkan Islam sebagai agama yang membawa rahmat dan kedamaian.
Stok Kosong