Menu

NU Rahmatan Lil ‘alamin

Penulis : Lukmanul Hakim
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : xviii + 219 hlm.
ISBN : 978-623-466-268-9
Cover : Soft cover
Berat : 270 gram

Buku yang ada di hadapan Anda ini merupakan kumpulan dari berbagai artikel penulis yang sebelumnya tersebar di laman Facebook dan website nahdlahradio.com rintisan LDNU Kabupaten Bogor. Judul buku ini NU Rahmatan Lil ‘alamin karena memang selama proses penulisan buku dilakukan saat Indonesia masih terus diuji ketahanan persatuan dan kesatuannya dari rongrongan yang ingin Indonesia berpecah belah. Diuji dengan tantangan kemerosotan moral, liberalisme, ekstremisme, ateisme, intoleran, isu-isu transnasional, dan isme-isme yang tidak sejalan dengan akidah ahlussunnah wal jamaah dan adat budaya orang timur. Diuji dengan rongrongan pemahaman garis keras yang semakin hari semakin menjamur. Islam seperti hendak dicerai-beraikan dari kesatuannya (kaffah) dan diadu domba, saling curiga dan benci, hubungan agama (Islam) dan negara hendak dikaburkan maknanya di satu sisi dan di sisi lain negara hendak diubah dengan negara Islam. NU hadir sebagai penyelamat persatuan, peredam perpecahan, penyejuk kegersangan, pemersatu keragaman, penyelamat akidah, benteng akhlak/moral. Yang hingga hari ini, menjelang satu abad NU membuktikan bahwa NU yang rahmatan lil ‘alamin begitu diminati dan menjadi perhatian publik. Masyarakat memberi harapan dan optimis bahwa NU mampu menghadapi itu semua dengan dewasa dan matang, untuk Islam yang rahmatan lil 'alamin.

Stok Kosong

NU Rahmatan Lil ‘alamin

Penulis : Lukmanul Hakim
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : xviii + 219 hlm.
ISBN : 978-623-466-268-9
Cover : Soft cover
Berat : 270 gram

Buku yang ada di hadapan Anda ini merupakan kumpulan dari berbagai artikel penulis yang sebelumnya tersebar di laman Facebook dan website nahdlahradio.com rintisan LDNU Kabupaten Bogor. Judul buku ini NU Rahmatan Lil ‘alamin karena memang selama proses penulisan buku dilakukan saat Indonesia masih terus diuji ketahanan persatuan dan kesatuannya dari rongrongan yang ingin Indonesia berpecah belah. Diuji dengan tantangan kemerosotan moral, liberalisme, ekstremisme, ateisme, intoleran, isu-isu transnasional, dan isme-isme yang tidak sejalan dengan akidah ahlussunnah wal jamaah dan adat budaya orang timur. Diuji dengan rongrongan pemahaman garis keras yang semakin hari semakin menjamur. Islam seperti hendak dicerai-beraikan dari kesatuannya (kaffah) dan diadu domba, saling curiga dan benci, hubungan agama (Islam) dan negara hendak dikaburkan maknanya di satu sisi dan di sisi lain negara hendak diubah dengan negara Islam. NU hadir sebagai penyelamat persatuan, peredam perpecahan, penyejuk kegersangan, pemersatu keragaman, penyelamat akidah, benteng akhlak/moral. Yang hingga hari ini, menjelang satu abad NU membuktikan bahwa NU yang rahmatan lil ‘alamin begitu diminati dan menjadi perhatian publik. Masyarakat memberi harapan dan optimis bahwa NU mampu menghadapi itu semua dengan dewasa dan matang, untuk Islam yang rahmatan lil 'alamin.

Stok Kosong