Pengaruh Maserasi dengan Metanol Terhadap Komponen Bioaktif dan Aktivitas Antioksidan Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii dari Pro
| Penulis | : | Dr. Ir. Musrowati Lasindrang, M.P. |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | vi + 58 hlm. |
| ISBN | : | - |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | - |
Rumput Laut Kappaphycus alvarezii merupakan tumbuhan laut yang berpotensi tinggi sebagai sumber pangan dan obatobatan. Tujuan dari buku ini adalah untuk memberikan gambaran kandungan Bioaktif dan Aktivitas antioksidan rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan metode ekstraksi maserasi tanpa proses pemanasan (A1) dan dengan pemanasan (A2). Skrining Fitokimia dilakukan berdasarkan metode Harborne. Total Flavonoid diukur berdasarkan metode kolorimeter menggunakan reagen aluminium klorida. Aktivitas antioksidan diukur berdasarkan metode DPPH (1,1-diphenyl-2picrylhidrazyl. Senyawa metabolit sekunder pada ekstrak kappaphycus alvarezii diperoleh melalui proses ekstraksi maserasi menggunakan pelarut methanol. Ekstrak kasar yang diperoleh sebanyak 9,46 gram dengan rendemen sebesar 0,063%. Senyawa steroid dan flavonoid teridentifikasi positif, sedangkan saponin tidak teridentifikasi. Pengujian antioksidan dengan metode DPPH menghasilkan nilai IC50 sebesar 143,03 ppm pada sampel (A1) dan sebesar 357,95 µg/ml pada sampel.
Stok Kosong
Pengaruh Maserasi dengan Metanol Terhadap Komponen Bioaktif dan Aktivitas Antioksidan Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii dari Pro
| Penulis | : | Dr. Ir. Musrowati Lasindrang, M.P. |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | vi + 58 hlm. |
| ISBN | : | - |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | - |
Rumput Laut Kappaphycus alvarezii merupakan tumbuhan laut yang berpotensi tinggi sebagai sumber pangan dan obatobatan. Tujuan dari buku ini adalah untuk memberikan gambaran kandungan Bioaktif dan Aktivitas antioksidan rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan metode ekstraksi maserasi tanpa proses pemanasan (A1) dan dengan pemanasan (A2). Skrining Fitokimia dilakukan berdasarkan metode Harborne. Total Flavonoid diukur berdasarkan metode kolorimeter menggunakan reagen aluminium klorida. Aktivitas antioksidan diukur berdasarkan metode DPPH (1,1-diphenyl-2picrylhidrazyl. Senyawa metabolit sekunder pada ekstrak kappaphycus alvarezii diperoleh melalui proses ekstraksi maserasi menggunakan pelarut methanol. Ekstrak kasar yang diperoleh sebanyak 9,46 gram dengan rendemen sebesar 0,063%. Senyawa steroid dan flavonoid teridentifikasi positif, sedangkan saponin tidak teridentifikasi. Pengujian antioksidan dengan metode DPPH menghasilkan nilai IC50 sebesar 143,03 ppm pada sampel (A1) dan sebesar 357,95 µg/ml pada sampel.
Stok Kosong