Relasi Sains dan Agama dalam Berbagai Perspektif
| Penulis | : | Dr. Zainal Muttaqin, M.Ag., Farihatni Mulyati, S.Ag., M.H.I., dkk. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | x + 279 hlm |
| ISBN | : | 978-623-466-647-2 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 410 gram |
Buku Relasi Sains dan Agama dalam Berbagai Perspektif menyajikan kumpulan pemikiran dari para akademisi muslim tentang pentingnya menjembatani dua entitas keilmuan yang sering dipertentangkan: sains dan agama. Melalui pendekatan integratif yang mengedepankan sinergi antara wahyu dan akal, buku ini menyoroti ketegangan epistemologis yang muncul akibat pengaruh kolonialisme dan sekularisme terhadap sistem pendidikan Islam. Ilmu-ilmu agama yang dahulu menempati posisi tinggi dalam peradaban Islam mulai dipandang inferior oleh paradigma Barat yang mengedepankan empirisisme. Dalam konteks ini, ide tentang integrasi ilmu menjadi penting, seperti yang diusulkan oleh Kuntowijoyo: menyatukan wahyu dan rasionalitas dalam satu kerangka keilmuan yang tidak memisahkan Tuhan dari realitas dunia.
Buku ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga aplikasi konkret dari integrasi tersebut. Misalnya, pembahasan tentang sinkronisasi antara fikih dan sains dalam merespons masalah hukum sosial kontemporer; pembuktian ilmiah tentang proses penciptaan manusia menurut Al-Qur’an; manfaat medis dan spiritual dari ibadah puasa; hingga respons Islam terhadap isu sosial seperti korupsi dan perjuangan sejarah umat Islam di Kalimantan Selatan. Berbagai tulisan ini menunjukkan bahwa sains dan agama tidak harus berada dalam posisi berseberangan, melainkan bisa berjalan berdampingan, saling melengkapi dalam membangun masyarakat yang adil, sehat, dan beradab. Buku ini sangat cocok bagi pembaca yang tertarik mendalami pemikiran Islam kontemporer, terutama dalam kaitannya dengan dinamika keilmuan modern.
Stok Kosong
Relasi Sains dan Agama dalam Berbagai Perspektif
| Penulis | : | Dr. Zainal Muttaqin, M.Ag., Farihatni Mulyati, S.Ag., M.H.I., dkk. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | x + 279 hlm |
| ISBN | : | 978-623-466-647-2 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 410 gram |
Buku Relasi Sains dan Agama dalam Berbagai Perspektif menyajikan kumpulan pemikiran dari para akademisi muslim tentang pentingnya menjembatani dua entitas keilmuan yang sering dipertentangkan: sains dan agama. Melalui pendekatan integratif yang mengedepankan sinergi antara wahyu dan akal, buku ini menyoroti ketegangan epistemologis yang muncul akibat pengaruh kolonialisme dan sekularisme terhadap sistem pendidikan Islam. Ilmu-ilmu agama yang dahulu menempati posisi tinggi dalam peradaban Islam mulai dipandang inferior oleh paradigma Barat yang mengedepankan empirisisme. Dalam konteks ini, ide tentang integrasi ilmu menjadi penting, seperti yang diusulkan oleh Kuntowijoyo: menyatukan wahyu dan rasionalitas dalam satu kerangka keilmuan yang tidak memisahkan Tuhan dari realitas dunia.
Buku ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga aplikasi konkret dari integrasi tersebut. Misalnya, pembahasan tentang sinkronisasi antara fikih dan sains dalam merespons masalah hukum sosial kontemporer; pembuktian ilmiah tentang proses penciptaan manusia menurut Al-Qur’an; manfaat medis dan spiritual dari ibadah puasa; hingga respons Islam terhadap isu sosial seperti korupsi dan perjuangan sejarah umat Islam di Kalimantan Selatan. Berbagai tulisan ini menunjukkan bahwa sains dan agama tidak harus berada dalam posisi berseberangan, melainkan bisa berjalan berdampingan, saling melengkapi dalam membangun masyarakat yang adil, sehat, dan beradab. Buku ini sangat cocok bagi pembaca yang tertarik mendalami pemikiran Islam kontemporer, terutama dalam kaitannya dengan dinamika keilmuan modern.
Stok Kosong