Edukasi Perioperatif: Persiapan hingga Pelaksanaan pada Pasien Laparatomi
| Penulis | : | Ns. Sandra, M.Kep., Sp.Kep.M.B., Dr. Ennimay, S.Kep., M.Kes., Ns. Dipa Handra, S.Kep., Ns. Tengku Atika Rahmanisa, S.Kep. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | xvi + 77 hlm |
| ISBN | : | 978-623-466-377-8 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 150 gr |
Edukasi merupakan aktivitas yang tidak dapat dihindari bagi perawat dan calon perawat khususnya di perguruan tinggi ataupun di Rumah Sakit. Oleh karena itu, sebagai masyarakat ilmiah, pengajar, peneliti hingga mahasiswa keperawatan perlu mengetahui dan memiliki keterampilan memberikan edukasi. Dengan memiliki keterampilan memberikan edukasi menggunakan media dan sumber yang benar, ini tidak hanya memberi manfaat untuk kelancaran proses asuhan keperawatan perioperatif tetapi juga memberi manfaat meningkatkan pengetahuan, menurunkan kecemasan serta meningkatkan kesiapan pasien dalam menjalani pembedahan serta memberi manfaat untuk kepentingan ilmiah lainnya (seminar, pelatihan dan lain sebagainya).
Buku ini menguraikan informasi perioperatif dengan teknik penyampaian penulisan informasi yang lebih efektif, lebih menarik dan mudah dipahami karena menggunakan gambar dan keterangan yang baik untuk diketahui oleh pemberi dan penerima edukasi. Selain itu, di buku ini diterangkan pula bagaimana pengaruh pemberian edukasi dapat menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesiapan pasien serta mengaitkannya dengan hasil penelitian yang telah lakukan. Apa saja edukasi penting yang harus diberikan kepada pasien sebelum operasi, ketika di kamar operasi dan setelah operasi, dibuat se sistematis mungkin sesuai dengan pengalaman para penulis dengan tujuan agar memudahkan para pembaca untuk menjalankannya.
Buku ini dapat dibaca oleh mahasiswa keperawatan, pengajar dan peneliti keperawatan serta perawat di rumah sakit khususnya ruang perawatan bedah yang akan memberikan edukasi perioperatif kepada pasien. Disamping itu dapat pula dibaca oleh pasien itu sendiri yang ingin mengetahui bagaimana dirinya ketika nanti akan menjalani operasi dan informasi apa yang harus diketahuinya untuk meningkatkan kesiapannya.
Edukasi Perioperatif: Persiapan hingga Pelaksanaan pada Pasien Laparatomi
| Penulis | : | Ns. Sandra, M.Kep., Sp.Kep.M.B., Dr. Ennimay, S.Kep., M.Kes., Ns. Dipa Handra, S.Kep., Ns. Tengku Atika Rahmanisa, S.Kep. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | xvi + 77 hlm |
| ISBN | : | 978-623-466-377-8 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 150 gr |
Edukasi merupakan aktivitas yang tidak dapat dihindari bagi perawat dan calon perawat khususnya di perguruan tinggi ataupun di Rumah Sakit. Oleh karena itu, sebagai masyarakat ilmiah, pengajar, peneliti hingga mahasiswa keperawatan perlu mengetahui dan memiliki keterampilan memberikan edukasi. Dengan memiliki keterampilan memberikan edukasi menggunakan media dan sumber yang benar, ini tidak hanya memberi manfaat untuk kelancaran proses asuhan keperawatan perioperatif tetapi juga memberi manfaat meningkatkan pengetahuan, menurunkan kecemasan serta meningkatkan kesiapan pasien dalam menjalani pembedahan serta memberi manfaat untuk kepentingan ilmiah lainnya (seminar, pelatihan dan lain sebagainya).
Buku ini menguraikan informasi perioperatif dengan teknik penyampaian penulisan informasi yang lebih efektif, lebih menarik dan mudah dipahami karena menggunakan gambar dan keterangan yang baik untuk diketahui oleh pemberi dan penerima edukasi. Selain itu, di buku ini diterangkan pula bagaimana pengaruh pemberian edukasi dapat menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesiapan pasien serta mengaitkannya dengan hasil penelitian yang telah lakukan. Apa saja edukasi penting yang harus diberikan kepada pasien sebelum operasi, ketika di kamar operasi dan setelah operasi, dibuat se sistematis mungkin sesuai dengan pengalaman para penulis dengan tujuan agar memudahkan para pembaca untuk menjalankannya.
Buku ini dapat dibaca oleh mahasiswa keperawatan, pengajar dan peneliti keperawatan serta perawat di rumah sakit khususnya ruang perawatan bedah yang akan memberikan edukasi perioperatif kepada pasien. Disamping itu dapat pula dibaca oleh pasien itu sendiri yang ingin mengetahui bagaimana dirinya ketika nanti akan menjalani operasi dan informasi apa yang harus diketahuinya untuk meningkatkan kesiapannya.