Model Pembelajaran Teaching at the Right Level (TaRL) Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal Bima dalam Literasi dan Numerasi
| Penulis | : | Syarifudin, Muh. Rijalul Akbar, Nurrahmah |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | x + 83 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-770-7 (PDF) |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 115 gram |
Buku ini menghadirkan inovasi pembelajaran yang berpihak pada murid melalui pengembangan Model Teaching at the Right Level (TaRL) Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal Bima. Model ini dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya capaian literasi dan numerasi siswa sekolah dasar, sekaligus memperkuat relevansi pembelajaran dengan konteks sosial-budaya daerah. Berangkat dari pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) yang berfokus pada pengajaran sesuai tingkat kemampuan aktual siswa, model ini dikembangkan dengan mengintegrasikan dua dimensi penting: pemanfaatan teknologi pembelajaran dan internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Bima. Teknologi berperan dalam diagnosis kemampuan awal, pemantauan perkembangan belajar, dan penyediaan sumber belajar digital yang adaptif. Sementara itu, kearifan lokal seperti nilai maja labo dahu (malu dan takut berbuat salah) menjadi landasan pembentukan karakter serta konteks pembelajaran yang bermakna.
Isi buku ini disusun secara sistematis dalam tujuh bab yang meliputi konsep dasar model pembelajaran, rasional dan landasan teoretis pengembangan, deskripsi komponen dan sintaks model, panduan implementasi di kelas, serta sistem penilaian berbasis teknologi dan budaya lokal. Setiap bab dilengkapi dengan contoh aktivitas, panduan guru, dan strategi refleksi pembelajaran untuk mendukung penerapan model secara praktis.
Melalui buku ini, pembaca—khususnya guru, dosen, mahasiswa pendidikan, dan peneliti—diharapkan memperoleh wawasan mendalam tentang bagaimana pembelajaran adaptif, berbasis teknologi, dan berakar pada budaya lokal dapat diterapkan dalam konteks nyata kelas. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, tetapi juga menumbuhkan karakter, kemandirian, dan rasa cinta terhadap budaya daerah.
Stok Kosong
Model Pembelajaran Teaching at the Right Level (TaRL) Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal Bima dalam Literasi dan Numerasi
| Penulis | : | Syarifudin, Muh. Rijalul Akbar, Nurrahmah |
| Ukuran | : | 14 x 20 cm |
| Tebal | : | x + 83 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-770-7 (PDF) |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 115 gram |
Buku ini menghadirkan inovasi pembelajaran yang berpihak pada murid melalui pengembangan Model Teaching at the Right Level (TaRL) Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal Bima. Model ini dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya capaian literasi dan numerasi siswa sekolah dasar, sekaligus memperkuat relevansi pembelajaran dengan konteks sosial-budaya daerah. Berangkat dari pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) yang berfokus pada pengajaran sesuai tingkat kemampuan aktual siswa, model ini dikembangkan dengan mengintegrasikan dua dimensi penting: pemanfaatan teknologi pembelajaran dan internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Bima. Teknologi berperan dalam diagnosis kemampuan awal, pemantauan perkembangan belajar, dan penyediaan sumber belajar digital yang adaptif. Sementara itu, kearifan lokal seperti nilai maja labo dahu (malu dan takut berbuat salah) menjadi landasan pembentukan karakter serta konteks pembelajaran yang bermakna.
Isi buku ini disusun secara sistematis dalam tujuh bab yang meliputi konsep dasar model pembelajaran, rasional dan landasan teoretis pengembangan, deskripsi komponen dan sintaks model, panduan implementasi di kelas, serta sistem penilaian berbasis teknologi dan budaya lokal. Setiap bab dilengkapi dengan contoh aktivitas, panduan guru, dan strategi refleksi pembelajaran untuk mendukung penerapan model secara praktis.
Melalui buku ini, pembaca—khususnya guru, dosen, mahasiswa pendidikan, dan peneliti—diharapkan memperoleh wawasan mendalam tentang bagaimana pembelajaran adaptif, berbasis teknologi, dan berakar pada budaya lokal dapat diterapkan dalam konteks nyata kelas. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, tetapi juga menumbuhkan karakter, kemandirian, dan rasa cinta terhadap budaya daerah.
Stok Kosong