Menu

Sejarah Pendidikan Islam: Genealogi Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia

Penulis : Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, M.A.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : x + 324 hlm.
ISBN : -
Cover : Soft cover
Berat : 472 gram

Buku Sejarah Pendidikan Islam: Genealogi Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia mengajak pembaca menelusuri perjalanan panjang pendidikan Islam di Indonesia, dari tradisi keilmuan yang tumbuh melalui dayah, pesantren, surau, madrasah, dan berbagai lembaga pendidikan Islam hingga berkembang menjadi pendidikan tinggi Islam modern. Pembahasan tidak hanya berfokus pada aspek historis, tetapi juga mengulas fondasi filosofis pendidikan Islam, relasi wahyu, akal, dan ilmu pengetahuan, serta paradigma integrasi-interkoneksi sebagai upaya membangun keilmuan yang utuh dan tidak terjebak dalam dikotomi ilmu agama dan ilmu umum. Buku ini juga membahas transformasi kelembagaan IAIN, STAIN, hingga UIN, perkembangan tujuan pendidikan, perubahan peran dosen dan karakteristik mahasiswa, reformasi kurikulum, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi digital. Buku ini menghadirkan refleksi bahwa sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan pijakan untuk memahami tantangan masa kini dan merumuskan masa depan pendidikan tinggi Islam yang berakar pada nilai-nilai keislaman, berwawasan keilmuan, adaptif terhadap perubahan, dan berkontribusi bagi peradaban.

Stok Kosong

Sejarah Pendidikan Islam: Genealogi Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia

Penulis : Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, M.A.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : x + 324 hlm.
ISBN : -
Cover : Soft cover
Berat : 472 gram

Buku Sejarah Pendidikan Islam: Genealogi Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia mengajak pembaca menelusuri perjalanan panjang pendidikan Islam di Indonesia, dari tradisi keilmuan yang tumbuh melalui dayah, pesantren, surau, madrasah, dan berbagai lembaga pendidikan Islam hingga berkembang menjadi pendidikan tinggi Islam modern. Pembahasan tidak hanya berfokus pada aspek historis, tetapi juga mengulas fondasi filosofis pendidikan Islam, relasi wahyu, akal, dan ilmu pengetahuan, serta paradigma integrasi-interkoneksi sebagai upaya membangun keilmuan yang utuh dan tidak terjebak dalam dikotomi ilmu agama dan ilmu umum. Buku ini juga membahas transformasi kelembagaan IAIN, STAIN, hingga UIN, perkembangan tujuan pendidikan, perubahan peran dosen dan karakteristik mahasiswa, reformasi kurikulum, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi digital. Buku ini menghadirkan refleksi bahwa sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan pijakan untuk memahami tantangan masa kini dan merumuskan masa depan pendidikan tinggi Islam yang berakar pada nilai-nilai keislaman, berwawasan keilmuan, adaptif terhadap perubahan, dan berkontribusi bagi peradaban.

Stok Kosong

Buku Rekomendasi