Etika Profesi dan Hukum Kesehatan
| Penulis | : | Prof. Dr. Anna Veronica Pont, S.H., M.M., M.H., Citrawati, S.S.T., M.Keb., dkk. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | viii + 130 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-718-9 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 205 gram |
Buku ini hadir sebagai jawaban atas kompleksitas praktik pelayanan kebidanan dan kesehatan yang menuntut profesionalisme tinggi, tanggung jawab etis, serta kepatuhan terhadap regulasi hukum. Disusun secara sistematis dan berbasis pada kerangka teori, peraturan perundangan, dan praktik lapangan, buku ini menjadi referensi komprehensif bagi mahasiswa, dosen, serta tenaga kesehatan dalam memahami dan menerapkan etika profesi serta aspek hukum dalam praktik sehari-hari.
Keunikan utama dari buku ini (novelty) terletak pada pendekatannya yang mengintegrasikan dimensi moral, hukum, dan profesional dalam pelayanan kebidanan secara kontekstual di Indonesia. Tidak hanya mengulas prinsip-prinsip dasar etika—seperti otonomi, beneficence, nonmaleficence, dan justice—buku ini juga menekankan pentingnya humanisasi pelayanan, kerahasiaan pasien, informed consent, dan keadilan sosial dalam sistem kesehatan reproduksi.
Kebaruan lainnya adalah penerapan model pengambilan keputusan etika klinis yang dirancang untuk membantu bidan dan tenaga kesehatan menghadapi dilema etis di lapangan, seperti dalam kasus persalinan berdasarkan permintaan ibu (elective delivery), aborsi, kehamilan surrogate, atau reproduksi berbantu. Pendekatan ini memperkuat kemampuan reflektif tenaga kesehatan melalui kombinasi teori, latihan kasus, diskusi kelompok, dan simulasi etis yang membekali pembaca dengan kompetensi pengambilan keputusan yang akuntabel dan berintegritas.
Secara struktural, buku ini juga menggabungkan analisis etis dengan aspek legal yang berlandaskan pada Undang-Undang Kesehatan, UU Praktik Kebidanan, serta berbagai peraturan menteri terkait praktik dan perlindungan hukum. Topik-topik seperti malpraktik, dokumentasi medis sebagai bukti hukum, hak asasi manusia (HAM), hak reproduksi, serta perlindungan terhadap kelompok rentan—perempuan dan bayi—dibahas secara mendalam dengan pendekatan kritis dan solutif.
Buku ini juga menghadirkan dimensi advokasi profesi dan kepemimpinan etis, yang merupakan aspek baru dalam penguatan peran bidan di komunitas dan tataran kebijakan. Dengan menempatkan bidan sebagai aktor sosial yang mampu memengaruhi perubahan dalam isu-isu strategis seperti KIA, KB, kekerasan terhadap perempuan, serta pelayanan kesehatan dalam situasi krisis dan bencana, buku ini memperluas cakupan peran profesional kebidanan secara transformatif.
Dengan tambahan fitur pembelajaran inovatif—seperti tujuan pembelajaran yang jelas, ilustrasi visual, studi kasus nyata, rubrik penilaian kritis, dan glosarium—buku ini tidak hanya menjadi bacaan akademik, tetapi juga alat pengembangan profesionalisme dan karakter etis bagi tenaga kesehatan di abad ke-21. Dengan demikian, buku ini menawarkan kontribusi ilmiah yang kuat dan relevan dalam memperkuat integrasi antara ilmu, praktik, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan modern.
Stok Kosong
Etika Profesi dan Hukum Kesehatan
| Penulis | : | Prof. Dr. Anna Veronica Pont, S.H., M.M., M.H., Citrawati, S.S.T., M.Keb., dkk. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | viii + 130 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-718-9 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 205 gram |
Buku ini hadir sebagai jawaban atas kompleksitas praktik pelayanan kebidanan dan kesehatan yang menuntut profesionalisme tinggi, tanggung jawab etis, serta kepatuhan terhadap regulasi hukum. Disusun secara sistematis dan berbasis pada kerangka teori, peraturan perundangan, dan praktik lapangan, buku ini menjadi referensi komprehensif bagi mahasiswa, dosen, serta tenaga kesehatan dalam memahami dan menerapkan etika profesi serta aspek hukum dalam praktik sehari-hari.
Keunikan utama dari buku ini (novelty) terletak pada pendekatannya yang mengintegrasikan dimensi moral, hukum, dan profesional dalam pelayanan kebidanan secara kontekstual di Indonesia. Tidak hanya mengulas prinsip-prinsip dasar etika—seperti otonomi, beneficence, nonmaleficence, dan justice—buku ini juga menekankan pentingnya humanisasi pelayanan, kerahasiaan pasien, informed consent, dan keadilan sosial dalam sistem kesehatan reproduksi.
Kebaruan lainnya adalah penerapan model pengambilan keputusan etika klinis yang dirancang untuk membantu bidan dan tenaga kesehatan menghadapi dilema etis di lapangan, seperti dalam kasus persalinan berdasarkan permintaan ibu (elective delivery), aborsi, kehamilan surrogate, atau reproduksi berbantu. Pendekatan ini memperkuat kemampuan reflektif tenaga kesehatan melalui kombinasi teori, latihan kasus, diskusi kelompok, dan simulasi etis yang membekali pembaca dengan kompetensi pengambilan keputusan yang akuntabel dan berintegritas.
Secara struktural, buku ini juga menggabungkan analisis etis dengan aspek legal yang berlandaskan pada Undang-Undang Kesehatan, UU Praktik Kebidanan, serta berbagai peraturan menteri terkait praktik dan perlindungan hukum. Topik-topik seperti malpraktik, dokumentasi medis sebagai bukti hukum, hak asasi manusia (HAM), hak reproduksi, serta perlindungan terhadap kelompok rentan—perempuan dan bayi—dibahas secara mendalam dengan pendekatan kritis dan solutif.
Buku ini juga menghadirkan dimensi advokasi profesi dan kepemimpinan etis, yang merupakan aspek baru dalam penguatan peran bidan di komunitas dan tataran kebijakan. Dengan menempatkan bidan sebagai aktor sosial yang mampu memengaruhi perubahan dalam isu-isu strategis seperti KIA, KB, kekerasan terhadap perempuan, serta pelayanan kesehatan dalam situasi krisis dan bencana, buku ini memperluas cakupan peran profesional kebidanan secara transformatif.
Dengan tambahan fitur pembelajaran inovatif—seperti tujuan pembelajaran yang jelas, ilustrasi visual, studi kasus nyata, rubrik penilaian kritis, dan glosarium—buku ini tidak hanya menjadi bacaan akademik, tetapi juga alat pengembangan profesionalisme dan karakter etis bagi tenaga kesehatan di abad ke-21. Dengan demikian, buku ini menawarkan kontribusi ilmiah yang kuat dan relevan dalam memperkuat integrasi antara ilmu, praktik, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan modern.
Stok Kosong