Menu

Metodologi Keperawatan: Menjelajahi Ilmu dan Kemanusiaan dalam Riset Keperawatan

Penulis : Prof. Dr. Rita Benya Adriani, S.Kp., M.Kes., Butet Agustarika, S.Kp., M.Kep., Dr. Agussalim, S.Kp., M.S.N.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : x + 206 hlm.
ISBN : 978-623-466-833-9
Cover : Soft cover
Berat : 310 gram

Metodologi Keperawatan: Menjelajahi Ilmu dan Kemanusiaan dalam Riset Keperawatan menawarkan perspektif yang signifikan dan inovatif mengenai penelitian keperawatan. Berbeda dengan buku metodologi tradisional yang cenderung hanya berfokus pada aspek teknis dan akademik, karya ini secara eksplisit mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan kasih sayang sebagai jiwa dari praktik penelitian keperawatan. Penulis berargumen bahwa profesi keperawatan di era modern menuntut pengembangan yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga intelektual dan spiritual, sehingga penelitian harus menjadi jembatan antara keilmuan dan praktik keperawatan yang holistik dan humanistik.

    Buku ini menonjolkan pendekatan humanistik dalam setiap tahapan penelitian, mulai dari perumusan masalah hingga interpretasi temuan. Sebagai contoh, dalam perumusan masalah, buku ini menekankan bahwa di balik setiap variabel dan angka terdapat cerita manusia yang belum terjawab, mendorong peneliti untuk menyuarakan keresahan klinis dan panggilan empati. Metode ilmiah, yang sering dianggap "dingin" dan objektif, ditekankan sebagai kerangka berpikir yang sistematis, logis, dan objektif, namun pada saat yang sama, ia mendidik peneliti untuk lebih mendengarkan, peka, dan bertanggung jawab terhadap kompleksitas manusia. Novelty lainnya terletak pada penekanan bahwa bukti dalam keperawatan bukan sekadar angka, melainkan "cerita yang terverifikasi, pengalaman yang dikonfirmasi, dan kasih yang dipertanggungjawabkan secara ilmiah".

    Selain itu, buku ini menggarisbawahi peran penting penelitian dalam mengembangkan profesi keperawatan sebagai disiplin ilmiah yang kokoh, bukan hanya sebagai "seni merawat" yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian dianggap sebagai "napas intelektual dan spiritual" yang membimbing perawat untuk berpegang pada bukti yang dapat diuji dan diterapkan dengan empati. Aspek etika penelitian juga diperdalam, bukan hanya sebagai kepatuhan legal-prosedural, melainkan sebagai manifestasi dari kasih dan penghormatan terhadap kehidupan manusia, di mana partisipan penelitian diperlakukan sebagai subjek dengan martabat, bukan objek. Terakhir, buku ini membahas inovasi dalam metodologi keperawatan di era digital dan global, seperti Big Data, Machine Learning, dan Digital Health, sambil tetap menegaskan bahwa setiap inovasi harus berakar pada nilai-nilai dasar keperawatan: empati, keadilan, dan kesejahteraan manusia. Penulis secara konsisten mempertemukan  logika ilmiah dengan empati profesional, menjadikan buku ini panduan yang  inspiratif dan menjembatani keilmuan dan praktik keperawatan yang bermakna. 
 

Stok Kosong

Metodologi Keperawatan: Menjelajahi Ilmu dan Kemanusiaan dalam Riset Keperawatan

Penulis : Prof. Dr. Rita Benya Adriani, S.Kp., M.Kes., Butet Agustarika, S.Kp., M.Kep., Dr. Agussalim, S.Kp., M.S.N.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : x + 206 hlm.
ISBN : 978-623-466-833-9
Cover : Soft cover
Berat : 310 gram

Metodologi Keperawatan: Menjelajahi Ilmu dan Kemanusiaan dalam Riset Keperawatan menawarkan perspektif yang signifikan dan inovatif mengenai penelitian keperawatan. Berbeda dengan buku metodologi tradisional yang cenderung hanya berfokus pada aspek teknis dan akademik, karya ini secara eksplisit mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan kasih sayang sebagai jiwa dari praktik penelitian keperawatan. Penulis berargumen bahwa profesi keperawatan di era modern menuntut pengembangan yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga intelektual dan spiritual, sehingga penelitian harus menjadi jembatan antara keilmuan dan praktik keperawatan yang holistik dan humanistik.

    Buku ini menonjolkan pendekatan humanistik dalam setiap tahapan penelitian, mulai dari perumusan masalah hingga interpretasi temuan. Sebagai contoh, dalam perumusan masalah, buku ini menekankan bahwa di balik setiap variabel dan angka terdapat cerita manusia yang belum terjawab, mendorong peneliti untuk menyuarakan keresahan klinis dan panggilan empati. Metode ilmiah, yang sering dianggap "dingin" dan objektif, ditekankan sebagai kerangka berpikir yang sistematis, logis, dan objektif, namun pada saat yang sama, ia mendidik peneliti untuk lebih mendengarkan, peka, dan bertanggung jawab terhadap kompleksitas manusia. Novelty lainnya terletak pada penekanan bahwa bukti dalam keperawatan bukan sekadar angka, melainkan "cerita yang terverifikasi, pengalaman yang dikonfirmasi, dan kasih yang dipertanggungjawabkan secara ilmiah".

    Selain itu, buku ini menggarisbawahi peran penting penelitian dalam mengembangkan profesi keperawatan sebagai disiplin ilmiah yang kokoh, bukan hanya sebagai "seni merawat" yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian dianggap sebagai "napas intelektual dan spiritual" yang membimbing perawat untuk berpegang pada bukti yang dapat diuji dan diterapkan dengan empati. Aspek etika penelitian juga diperdalam, bukan hanya sebagai kepatuhan legal-prosedural, melainkan sebagai manifestasi dari kasih dan penghormatan terhadap kehidupan manusia, di mana partisipan penelitian diperlakukan sebagai subjek dengan martabat, bukan objek. Terakhir, buku ini membahas inovasi dalam metodologi keperawatan di era digital dan global, seperti Big Data, Machine Learning, dan Digital Health, sambil tetap menegaskan bahwa setiap inovasi harus berakar pada nilai-nilai dasar keperawatan: empati, keadilan, dan kesejahteraan manusia. Penulis secara konsisten mempertemukan  logika ilmiah dengan empati profesional, menjadikan buku ini panduan yang  inspiratif dan menjembatani keilmuan dan praktik keperawatan yang bermakna. 
 

Stok Kosong

Buku Rekomendasi