Menu

Mengikat Makna Di Tengah Corona: Perjalanan Disiplin Membaca & Menulis

Penulis : Lukmanul Hakim
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal :  xiv + 140 hlm.
ISBN : 978-623-466-379-2
Cover : Soft cover
Berat :  

Bagi manusia yang beragama, ujian yang menimpa selalu menjadi pengingat untuk kembali kepada Tuhan, innalillaahi wa inna ilaihi raaji'uun. Sejak akhir tahun 2019 dunia dilanda oleh virus Corona, tak terkecuali Indonesia. Lebih dari itu, berbagai musibah datang menguji, banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan lain sebagainya. Di sisi yang lain, ketahanan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia terus dirongrong oleh pihak yang ingin Indonesia berpecah belah.

Buku ini merupakan hasil dari aktivitas ngecapruk yang penulis dawamkan selama masa pandemi Covid di sela-sela waktu santai sambil menghayal di kesendirian ditemani secangkir kopi. Berawal dari ketertarikan untuk menulis dalam beberapa tahun ke belakang, penulis terus melatih keterampilan menulis mengalir tanpa beban dan bebas tanpa tekanan. Aktivitas membaca-menulis menjadi camilan sehari-hari yang dilakukan sambil ngemil.

Dari buku-buku yang penulis baca kemudian menuliskannya kembali, terkumpullah lembar demi lembar yang kemudian dijalin dalam satu buku “Mengikat Makna di Tengah Corona” ini. Di dalamnya mengupas berbagai hal, pengalaman hidup, masalah agama, budaya, dan ulasan tentang berbagai peristiwa yang terjadi selama masa pandemi, serta bagaimana kita sebagai manusia mengurai itu semua untuk mengambil hikmah di dalamnya, kemudian mengikat maknanya sehingga menjadikan hidup lebih baik dan semakin dekat dengan Allah.

Rp 65.000

Mengikat Makna Di Tengah Corona: Perjalanan Disiplin Membaca & Menulis

Rp 65.000
Penulis : Lukmanul Hakim
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal :  xiv + 140 hlm.
ISBN : 978-623-466-379-2
Cover : Soft cover
Berat :  

Bagi manusia yang beragama, ujian yang menimpa selalu menjadi pengingat untuk kembali kepada Tuhan, innalillaahi wa inna ilaihi raaji'uun. Sejak akhir tahun 2019 dunia dilanda oleh virus Corona, tak terkecuali Indonesia. Lebih dari itu, berbagai musibah datang menguji, banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan lain sebagainya. Di sisi yang lain, ketahanan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia terus dirongrong oleh pihak yang ingin Indonesia berpecah belah.

Buku ini merupakan hasil dari aktivitas ngecapruk yang penulis dawamkan selama masa pandemi Covid di sela-sela waktu santai sambil menghayal di kesendirian ditemani secangkir kopi. Berawal dari ketertarikan untuk menulis dalam beberapa tahun ke belakang, penulis terus melatih keterampilan menulis mengalir tanpa beban dan bebas tanpa tekanan. Aktivitas membaca-menulis menjadi camilan sehari-hari yang dilakukan sambil ngemil.

Dari buku-buku yang penulis baca kemudian menuliskannya kembali, terkumpullah lembar demi lembar yang kemudian dijalin dalam satu buku “Mengikat Makna di Tengah Corona” ini. Di dalamnya mengupas berbagai hal, pengalaman hidup, masalah agama, budaya, dan ulasan tentang berbagai peristiwa yang terjadi selama masa pandemi, serta bagaimana kita sebagai manusia mengurai itu semua untuk mengambil hikmah di dalamnya, kemudian mengikat maknanya sehingga menjadikan hidup lebih baik dan semakin dekat dengan Allah.

Buku Rekomendasi