Sejarah Keturunan Ratu Melinting
| Penulis | : | H. Rizal Ismail, S.E., M.M. |
| Ukuran | : | 18 x 25 cm |
| Tebal | : | x + 205 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-385-3 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : |
Sejarah Ratu Melinting sudah ada sejak 500 tahun yang lalu, dalam buku Ismail Sultan Ratu Idil Muhammad Tihang Igama ke 3 Ratu Melinting ke 15 yang di salin dari book tua dengan aksara Lampung disalin kembali pada tanggal 12 Nopember 1930. Di dalam buku tersebut hanya terdapat tulisan tidak ada gambar karena keterbatasan pada waktu itu. Kemudian buku ini disalin kembali pada tahun 1987 Oleh Hasanuddin, BA. Dalem Ratu Melinting ke 3 Ratu Melinting ke 16 juga belum bergambar, tidak ada manuskrip dan tidak ada data pelengkap lainnya.
Mulai tahun 2012 Kami menyusun kembali dan dilengkapi dengan lokasi Keratuan Pugung (Pugung Raharjo Kec. Sekampung Udik), ss Srikulo (Desa Negara Saka Kec. Jabung), Pakuan Ratu (Desa Asahan Kecamatan Jabung, Meringgai tua (Desa Negeri Agung Kecamatan Gunung Pelindung) sampai dengan Desa Meringgai Kecamatan Labuhan Maringgai saat ini. Kondisi Awal Wilayah akhir abad ke 16 dua orang bersudara bubagi tanah kuwasaan tebing kali Sekampung sebelah sini kuwasaan Minak Kejala Bidin Ratu Melinting sampai Muara Wako menuju Kubang Rapipi Palawang Dawak Siring Kibau, Buring sampai Tegineneng.
Menampilkan Makam Ratu Melinting Ke 1 di dipinggir Way Sekampung Desa Asahan Kecamatan Jabung, Makam Ratu Melinting Ke 3 di Negeri Agung Kecamatan Gunung Pelindung sampai dengan Makam-makam Ratu Melinting yang ada di Meringgai. Manuskrip dengan Aksara Lampung Kuno 1846 (Cap Sah Bandar Tanah Melinting) hubungan dengan Marga Sekampung Udik dll, Surat Ass. Wedana Djabung tentang rencana Pembutan BMTP di Tegal Melinting Kecamatan Jabung dll.
Stok Kosong
Sejarah Keturunan Ratu Melinting
| Penulis | : | H. Rizal Ismail, S.E., M.M. |
| Ukuran | : | 18 x 25 cm |
| Tebal | : | x + 205 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-385-3 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : |
Sejarah Ratu Melinting sudah ada sejak 500 tahun yang lalu, dalam buku Ismail Sultan Ratu Idil Muhammad Tihang Igama ke 3 Ratu Melinting ke 15 yang di salin dari book tua dengan aksara Lampung disalin kembali pada tanggal 12 Nopember 1930. Di dalam buku tersebut hanya terdapat tulisan tidak ada gambar karena keterbatasan pada waktu itu. Kemudian buku ini disalin kembali pada tahun 1987 Oleh Hasanuddin, BA. Dalem Ratu Melinting ke 3 Ratu Melinting ke 16 juga belum bergambar, tidak ada manuskrip dan tidak ada data pelengkap lainnya.
Mulai tahun 2012 Kami menyusun kembali dan dilengkapi dengan lokasi Keratuan Pugung (Pugung Raharjo Kec. Sekampung Udik), ss Srikulo (Desa Negara Saka Kec. Jabung), Pakuan Ratu (Desa Asahan Kecamatan Jabung, Meringgai tua (Desa Negeri Agung Kecamatan Gunung Pelindung) sampai dengan Desa Meringgai Kecamatan Labuhan Maringgai saat ini. Kondisi Awal Wilayah akhir abad ke 16 dua orang bersudara bubagi tanah kuwasaan tebing kali Sekampung sebelah sini kuwasaan Minak Kejala Bidin Ratu Melinting sampai Muara Wako menuju Kubang Rapipi Palawang Dawak Siring Kibau, Buring sampai Tegineneng.
Menampilkan Makam Ratu Melinting Ke 1 di dipinggir Way Sekampung Desa Asahan Kecamatan Jabung, Makam Ratu Melinting Ke 3 di Negeri Agung Kecamatan Gunung Pelindung sampai dengan Makam-makam Ratu Melinting yang ada di Meringgai. Manuskrip dengan Aksara Lampung Kuno 1846 (Cap Sah Bandar Tanah Melinting) hubungan dengan Marga Sekampung Udik dll, Surat Ass. Wedana Djabung tentang rencana Pembutan BMTP di Tegal Melinting Kecamatan Jabung dll.
Stok Kosong