Peran Generasi Muda Indonesia Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045
| Penulis | : | Muthohirin, Farina Islami, Nila Safrida, dkk. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | x + 266 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-376-1 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 390 gram |
Dalam menyongsong generasi Indonesia Emas 2045, generasi muda Indonesia memegang peran penting dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, dan lingkungan. Dalam bidang pendidikan, generasi muda dapat membantu membangun pendidikan karakter yang berkualitas unggul, serta meningkatkan kapasitas diri sesuai dengan bidang yang diminati untuk bersaing di level nasional dan internasional. Dalam bidang ekonomi, generasi muda dapat membantu memaksimalkan potensi di industri tertentu, seperti pertambangan, untuk meningkatkan ekonomi Indonesia dengan sikap yang ramah dan peduli lingkungan untuk menarik investor. Dari segi lingkungan, generasi muda dapat membantu mewujudkan lingkungan sehat dengan meneraokan green behavior serta membangun kesadaran terkait urgensi perlindungan dan pemenuhan hak-hak atas lingkungan.
Beberapa peranan tersebut juga dapat diwujudkan melalui pendalaman dalam berbagai bidang keilmuan, yang terdiri atas rumpun Sosial Humaniora, Sains dan Teknologi, Keteknikan, Medis, serta rumpun Agro. Dalam buku ini, terdapat sebelas karya tulis yang masuk ke dalam kategori rumpun Sosio Humaniora, dengan topik yang menarik dan aktual, diantaranya pemanfaatan teknologi untuk Ekowisata, literasi digital, advokasi dan edukasi tentang kekerasan seksual, pencegahan atas tindakan bunuh diri, pengadilan medis, pendidikan karakter dan transformasi linguistik, gerakan literasi, Karang Taruna dan kepemimpinan pemuda Indonesia, integrasi nilai agama dan manajemen waktu, Healing Architecture dalam meminimalisir gangguan kesehatan mental, serta generasi melek perencanaan. Adapun tujuan bidang ini pada kemajuan Indonesia 2045 adalah pembangunan Indonesia yang berorientasi kerja sama, khususnya dalam pembangunan karakter calon pemimpin bangsa, kemajuan literasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan ilmu pengetahuan, serta perpanjangan tangan antara masyarakat dengan pemerintah dalam berkontribusi pada Sustainable Development Goals yang berkelanjutan.
Dalam konteks Sains dan Teknologi, terdapat lima karya tulis dengan topik terbaru dan memberikan gambaran tentang inovasi teknologi masa depan. Adapun fokus pembahasan pada rumpun sains dan teknologi dalam buku ini terdiri atas Computer Vision dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi, free energy untuk daerah 3T, inivasi penanaman karakter melalui cerita rakyat berbasis teknologi, solusi penumpukan sampah organik dengan memanfaatkan larva/maggot, dan green chemistry. Melalui topik-topik tersebut, pembangunan Indonesia untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 memerlukan kerja sama antara generasi muda, masyarakat dan pemerintah agar dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi, lebih kreatis dan economic oriented dalam pengolahan sampah/limbah, serta pembangunan karakter berbasis sains dan teknologi sebagai alternatif pertahanan dan pemberdayaan umat manusia.
Inovasi dan pemikiran konstruktif dalam rumpun ilmu keteknikan juga menjadi penunjang dalam mewujudkan Indonesia emas 2045. Hal tersebut berkaitan dengan implementasi teknik yang berperan dalam pembangunan negara, baik dari segi infrastruktur, sarana dan prasarana, serta aspek-aspek lain yang berperan dalam memajukan reputasi bangsa. Dalam buku ini, terdapat dua topik yang dibahas dalam rumpun teknis, diantaranya red mud dengan teknologi penyimpanan karbon serta gambutland sebagai taman edukasi gambut demi peningkatan pengetahuan tentang lahan gambut. Kedua topik ini berorientasi pada pembangunan negara di bidang lingkungan.
Stok Kosong
Peran Generasi Muda Indonesia Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045
| Penulis | : | Muthohirin, Farina Islami, Nila Safrida, dkk. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | x + 266 hlm. |
| ISBN | : | 978-623-466-376-1 |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 390 gram |
Dalam menyongsong generasi Indonesia Emas 2045, generasi muda Indonesia memegang peran penting dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, dan lingkungan. Dalam bidang pendidikan, generasi muda dapat membantu membangun pendidikan karakter yang berkualitas unggul, serta meningkatkan kapasitas diri sesuai dengan bidang yang diminati untuk bersaing di level nasional dan internasional. Dalam bidang ekonomi, generasi muda dapat membantu memaksimalkan potensi di industri tertentu, seperti pertambangan, untuk meningkatkan ekonomi Indonesia dengan sikap yang ramah dan peduli lingkungan untuk menarik investor. Dari segi lingkungan, generasi muda dapat membantu mewujudkan lingkungan sehat dengan meneraokan green behavior serta membangun kesadaran terkait urgensi perlindungan dan pemenuhan hak-hak atas lingkungan.
Beberapa peranan tersebut juga dapat diwujudkan melalui pendalaman dalam berbagai bidang keilmuan, yang terdiri atas rumpun Sosial Humaniora, Sains dan Teknologi, Keteknikan, Medis, serta rumpun Agro. Dalam buku ini, terdapat sebelas karya tulis yang masuk ke dalam kategori rumpun Sosio Humaniora, dengan topik yang menarik dan aktual, diantaranya pemanfaatan teknologi untuk Ekowisata, literasi digital, advokasi dan edukasi tentang kekerasan seksual, pencegahan atas tindakan bunuh diri, pengadilan medis, pendidikan karakter dan transformasi linguistik, gerakan literasi, Karang Taruna dan kepemimpinan pemuda Indonesia, integrasi nilai agama dan manajemen waktu, Healing Architecture dalam meminimalisir gangguan kesehatan mental, serta generasi melek perencanaan. Adapun tujuan bidang ini pada kemajuan Indonesia 2045 adalah pembangunan Indonesia yang berorientasi kerja sama, khususnya dalam pembangunan karakter calon pemimpin bangsa, kemajuan literasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan ilmu pengetahuan, serta perpanjangan tangan antara masyarakat dengan pemerintah dalam berkontribusi pada Sustainable Development Goals yang berkelanjutan.
Dalam konteks Sains dan Teknologi, terdapat lima karya tulis dengan topik terbaru dan memberikan gambaran tentang inovasi teknologi masa depan. Adapun fokus pembahasan pada rumpun sains dan teknologi dalam buku ini terdiri atas Computer Vision dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi, free energy untuk daerah 3T, inivasi penanaman karakter melalui cerita rakyat berbasis teknologi, solusi penumpukan sampah organik dengan memanfaatkan larva/maggot, dan green chemistry. Melalui topik-topik tersebut, pembangunan Indonesia untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 memerlukan kerja sama antara generasi muda, masyarakat dan pemerintah agar dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi, lebih kreatis dan economic oriented dalam pengolahan sampah/limbah, serta pembangunan karakter berbasis sains dan teknologi sebagai alternatif pertahanan dan pemberdayaan umat manusia.
Inovasi dan pemikiran konstruktif dalam rumpun ilmu keteknikan juga menjadi penunjang dalam mewujudkan Indonesia emas 2045. Hal tersebut berkaitan dengan implementasi teknik yang berperan dalam pembangunan negara, baik dari segi infrastruktur, sarana dan prasarana, serta aspek-aspek lain yang berperan dalam memajukan reputasi bangsa. Dalam buku ini, terdapat dua topik yang dibahas dalam rumpun teknis, diantaranya red mud dengan teknologi penyimpanan karbon serta gambutland sebagai taman edukasi gambut demi peningkatan pengetahuan tentang lahan gambut. Kedua topik ini berorientasi pada pembangunan negara di bidang lingkungan.
Stok Kosong