Menu

Realitas Sosiologi Kontemporer

Penulis : Dr. Andi Ahmad Hasan Tenriliweng, M.Si.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : viii + 273 hlm.
ISBN : 978-623-466-821-6
Cover : Soft cover
Berat : 400 gram

Masyarakat kontemporer merupakan hasil dari proses sejarah yang panjang, ditandai oleh dinamika perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta interaksi global yang semakin intensif. Perubahan-perubahan tersebut tidak hanya memengaruhi struktur sosial, tetapi juga membentuk pola pikir, nilai, dan perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, sosiologi memiliki peran penting sebagai ilmu yang berupaya memahami, menjelaskan, dan mengkritisi realitas sosial yang terus berkembang.

Sosiologi kontemporer berangkat dari kesadaran bahwa masyarakat modern tidak lagi bersifat statis dan homogen. Keberagaman budaya, gaya hidup, serta latar belakang sosial menjadi ciri utama kehidupan sosial masa kini. Mobilitas sosial yang tinggi, urbanisasi, dan migrasi telah menciptakan ruang-ruang sosial baru yang sarat dengan interaksi, kompetisi, dan negosiasi kepentingan.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara manusia berinteraksi. Media sosial, platform digital, dan jaringan virtual membentuk ruang publik baru yang memengaruhi opini, solidaritas, dan konflik sosial. Dalam ruang digital tersebut, identitas sosial tidak hanya dibangun melalui interaksi langsung, tetapi juga melalui representasi simbolik dan citra virtual. Hal ini menimbulkan tantangan baru dalam memahami relasi sosial dan pembentukan makna.

Dalam bidang ekonomi, masyarakat kontemporer dihadapkan pada sistem produksi dan distribusi yang semakin kompleks. Globalisasi pasar, fleksibilitas tenaga kerja, serta dominasi korporasi multinasional memengaruhi struktur kelas dan pola kesejahteraan masyarakat. Di satu sisi, sistem ini membuka peluang mobilitas ekonomi, namun di sisi lain juga memperbesar ketimpangan sosial dan kerentanan kelompok marginal.

Relasi kekuasaan juga menjadi aspek penting dalam realitas sosial modern. Kekuasaan tidak hanya dijalankan melalui institusi formal seperti negara dan hukum, tetapi juga melalui media, pendidikan, budaya populer, dan wacana publik. Melalui mekanisme tersebut, nilai-nilai tertentu dilegitimasi sementara yang lain dimarjinalkan. Sosiologi kontemporer berupaya membongkar praktik dominasi ini agar tercipta kesadaran kritis dalam masyarakat.

Perubahan struktur keluarga dan relasi gender merupakan fenomena penting dalam masyarakat masa kini. Meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja, perubahan pola pernikahan, serta redefinisi peran keluarga menunjukkan adanya transformasi nilai sosial. Proses ini mencerminkan upaya masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan ekonomi dan budaya modern.

Selain itu, persoalan lingkungan hidup menjadi tantangan global yang berdampak langsung pada kehidupan sosial. Kerusakan ekosistem, perubahan iklim, dan eksploitasi sumber daya alam memunculkan konflik kepentingan antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks ini, sosiologi lingkungan hadir untuk mengkaji relasi manusia dengan alam serta dampak sosial dari kebijakan pembangunan.

Pendidikan juga memainkan peran strategis dalam membentuk struktur sosial masyarakat. Institusi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang reproduksi nilai, norma, dan stratifikasi sosial. Akses yang tidak merata terhadap pendidikan berkualitas berpotensi memperkuat ketimpangan sosial antargenerasi.

Buku ini mengupas dinamika masyarakat modern sebagai hasil dari proses sejarah panjang yang ditandai oleh perubahan sosial, kemajuan teknologi, serta intensifikasi interaksi global. Buku ini menempatkan sosiologi sebagai lensa kritis untuk memahami transformasi struktur sosial, pola pikir, nilai, dan perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari yang terus bergerak dinamis.

Stok Kosong

Realitas Sosiologi Kontemporer

Penulis : Dr. Andi Ahmad Hasan Tenriliweng, M.Si.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : viii + 273 hlm.
ISBN : 978-623-466-821-6
Cover : Soft cover
Berat : 400 gram

Masyarakat kontemporer merupakan hasil dari proses sejarah yang panjang, ditandai oleh dinamika perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta interaksi global yang semakin intensif. Perubahan-perubahan tersebut tidak hanya memengaruhi struktur sosial, tetapi juga membentuk pola pikir, nilai, dan perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, sosiologi memiliki peran penting sebagai ilmu yang berupaya memahami, menjelaskan, dan mengkritisi realitas sosial yang terus berkembang.

Sosiologi kontemporer berangkat dari kesadaran bahwa masyarakat modern tidak lagi bersifat statis dan homogen. Keberagaman budaya, gaya hidup, serta latar belakang sosial menjadi ciri utama kehidupan sosial masa kini. Mobilitas sosial yang tinggi, urbanisasi, dan migrasi telah menciptakan ruang-ruang sosial baru yang sarat dengan interaksi, kompetisi, dan negosiasi kepentingan.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara manusia berinteraksi. Media sosial, platform digital, dan jaringan virtual membentuk ruang publik baru yang memengaruhi opini, solidaritas, dan konflik sosial. Dalam ruang digital tersebut, identitas sosial tidak hanya dibangun melalui interaksi langsung, tetapi juga melalui representasi simbolik dan citra virtual. Hal ini menimbulkan tantangan baru dalam memahami relasi sosial dan pembentukan makna.

Dalam bidang ekonomi, masyarakat kontemporer dihadapkan pada sistem produksi dan distribusi yang semakin kompleks. Globalisasi pasar, fleksibilitas tenaga kerja, serta dominasi korporasi multinasional memengaruhi struktur kelas dan pola kesejahteraan masyarakat. Di satu sisi, sistem ini membuka peluang mobilitas ekonomi, namun di sisi lain juga memperbesar ketimpangan sosial dan kerentanan kelompok marginal.

Relasi kekuasaan juga menjadi aspek penting dalam realitas sosial modern. Kekuasaan tidak hanya dijalankan melalui institusi formal seperti negara dan hukum, tetapi juga melalui media, pendidikan, budaya populer, dan wacana publik. Melalui mekanisme tersebut, nilai-nilai tertentu dilegitimasi sementara yang lain dimarjinalkan. Sosiologi kontemporer berupaya membongkar praktik dominasi ini agar tercipta kesadaran kritis dalam masyarakat.

Perubahan struktur keluarga dan relasi gender merupakan fenomena penting dalam masyarakat masa kini. Meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja, perubahan pola pernikahan, serta redefinisi peran keluarga menunjukkan adanya transformasi nilai sosial. Proses ini mencerminkan upaya masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan ekonomi dan budaya modern.

Selain itu, persoalan lingkungan hidup menjadi tantangan global yang berdampak langsung pada kehidupan sosial. Kerusakan ekosistem, perubahan iklim, dan eksploitasi sumber daya alam memunculkan konflik kepentingan antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks ini, sosiologi lingkungan hadir untuk mengkaji relasi manusia dengan alam serta dampak sosial dari kebijakan pembangunan.

Pendidikan juga memainkan peran strategis dalam membentuk struktur sosial masyarakat. Institusi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang reproduksi nilai, norma, dan stratifikasi sosial. Akses yang tidak merata terhadap pendidikan berkualitas berpotensi memperkuat ketimpangan sosial antargenerasi.

Buku ini mengupas dinamika masyarakat modern sebagai hasil dari proses sejarah panjang yang ditandai oleh perubahan sosial, kemajuan teknologi, serta intensifikasi interaksi global. Buku ini menempatkan sosiologi sebagai lensa kritis untuk memahami transformasi struktur sosial, pola pikir, nilai, dan perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari yang terus bergerak dinamis.

Stok Kosong