Menu

Resiliensi Tanpa Seragam

Penulis : Athalia Widya
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : x + 212 hlm.
ISBN : 978-623-466-805-6
Cover : Soft cover
Berat : 255 gram

Buku ini lahir dari keprihatinan sekaligus kekaguman penulis terhadap ketangguhan, kreativitas, spiritualitas, dan kearifan hidup yang tumbuh di tengah keterbatasan dan ketidakpastian. Melalui sudut pandang psikologi, buku ini mengajak pembaca melihat pekerja informal bukan sekadar sebagai pengantar makanan, pedagang kaki lima, atau kurir, melainkan sebagai manusia utuh yang hidup dalam pusaran tuntutan modernitas, tekanan ekonomi, perubahan teknologi, serta dinamika sosial budaya yang tidak selalu berpihak kepada mereka. Di balik kesederhanaan hidup dan rutinitas sehari-hari, tersimpan daya juang, harapan, dan resiliensi yang terus menyala.

Buku ini menjadi upaya untuk mendekatkan kembali lensa kemanusiaan; menatap, memahami, dan menghargai narasi kehidupan yang selama ini berjalan di depan mata, namun sering terabaikan. Ditujukan bagi praktisi dan mahasiswa psikologi, pendidik, pengambil kebijakan, serta masyarakat luas, buku ini menawarkan ruang refleksi tentang makna ketangguhan manusia dan pentingnya keadilan empatik dalam memandang mereka yang bekerja tanpa seragam, tetapi dengan jiwa yang luar biasa kuat.

Stok Kosong

Resiliensi Tanpa Seragam

Penulis : Athalia Widya
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : x + 212 hlm.
ISBN : 978-623-466-805-6
Cover : Soft cover
Berat : 255 gram

Buku ini lahir dari keprihatinan sekaligus kekaguman penulis terhadap ketangguhan, kreativitas, spiritualitas, dan kearifan hidup yang tumbuh di tengah keterbatasan dan ketidakpastian. Melalui sudut pandang psikologi, buku ini mengajak pembaca melihat pekerja informal bukan sekadar sebagai pengantar makanan, pedagang kaki lima, atau kurir, melainkan sebagai manusia utuh yang hidup dalam pusaran tuntutan modernitas, tekanan ekonomi, perubahan teknologi, serta dinamika sosial budaya yang tidak selalu berpihak kepada mereka. Di balik kesederhanaan hidup dan rutinitas sehari-hari, tersimpan daya juang, harapan, dan resiliensi yang terus menyala.

Buku ini menjadi upaya untuk mendekatkan kembali lensa kemanusiaan; menatap, memahami, dan menghargai narasi kehidupan yang selama ini berjalan di depan mata, namun sering terabaikan. Ditujukan bagi praktisi dan mahasiswa psikologi, pendidik, pengambil kebijakan, serta masyarakat luas, buku ini menawarkan ruang refleksi tentang makna ketangguhan manusia dan pentingnya keadilan empatik dalam memandang mereka yang bekerja tanpa seragam, tetapi dengan jiwa yang luar biasa kuat.

Stok Kosong